9 Gejala Demam Berdarah yang Wajib Diketahui!

Posted on
9 Gejala Demam Berdarah yang Berbahaya
9 Gejala Demam Berdarah yang Berbahaya

Gejala Demam Berdarah – Demam berdarah dengue atau biasa dikenal dengan DBD adalah salah satu penyakit menular yang biasanya terjadi ketika musim hujan. Demam berdarah atau DBD sendiri disebabkan karena infeksi salah satu dari 4 virus dangue (terbagi menjadi tipe 1,2,3, dan 4) dari family flaviviridae yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegepty.

Demam berdarah juga ditandai dengan rendahnya kadar trombosit atau keping-keping darah dalam tubuh kita. Hal inilah yang disebabkan oleh virus dengue karena menyerang sumsum tulang belakang yang dapat memproduksi trombosit. Kadar trombosit pada pasien yang terserang demam berdarah biasanya kurang dari 100.000. Karena rendahnya trombosit pada tubuh dapat menyebabkan darah dalam tubuh tidak dapat mempertahankan kekentalannya sehingga darah dapat keluar melalui pori-pori kulit dan menyebabkan pendarahan yang berbahaya untuk tubuh.

World Health Organization (WHO) memaparkan data mengenai demam berdarah yang merupakan salah satu penyakit yang cukup fatal dan mempunyai angka kematian yang cukup tinggi. Kasus dengan penyebab penyakit demam berdarah diantaranya 30 kematian dari 100 kasus. Demam berdarah digolongkan sebagai salah satu penyakit yang paling cepat menyebar dan menular di dunia.

Menurut data dari WHO juga, Asia Pasifik menanggung 75% dari beban dengue di dunia antara tahun 2004 hinga 2010. Sedangkan Indonesia dilaporkan sebagai negara dengan peringkat ke-2 dengan kasus DBD terbesar dari 30 negara wilayah endemis.

Pada tahun 2007, angka dari kasus demam berdarah dengue di Indonesia mencapai 150.000, dengan 25.000 kasus dilaporkan berasal dari Jawa Barat dan Ibukota Jakarta. Kasus DBD ini menjadi angka tertinggi yang pernah dicatat dalam sejarah penularan penyakit DBD di dunia.

Indonesia merupakan negara dengan dua musim iklim tropis dan penghujan. Sedangkan nyamuk Aedes aegepty merupakan mahkluk yang banyak hidup di lingkungan dengan iklim tropis, oleh sebab itulah kenapa Indonesia menjadi salah satu negara dengan resiko terjangkit demam berdarah tertinggi.

grafik demam berdarah (DBD)
grafik demam berdarah (DBD)

Tabel diatas menunjukkaan jumlah kasus penderita demam berdarah yang cenderung naik atau meningkat setiap tahunnya. Peningkatan dari jumlah kasus DBD khususnya untuk negara Indonesia biasanya dikarenakan lambatnya penanganan atau pencegahan dari kasus demam berdarah karena sulitnya menentukan diagnosa berdasarkan gejala yang ditimbulkan.

Gejala Demam Berdarah Dengue (DBD)

Apabila nyamuk Aedes aegepty menghisap darah seseorang, nyamuk tersebut akan menstransfer virus dengue kedalam tubuh orang yang dihisap darahnya tersebut. Setelah itu, virus yang masuk kedalam tubuh akan mengalami yang namanya masa inkubasi selama 3-10 hari. Pada awalnya memang sebagian besar pasien demam berdarah tidak menunjukkan gejala DBD apapun atau hanya mengalami penyakit demam ringan.

nyamuk aedes aegepty
nyamuk aedes aegepty

Gejala demam berdarah atau DBD terkadang sangat sulit untuk kita kenali dan tidak jarang juga dokter salah mendiagnosa gejala DBD sebagai penyakit lain seperti tipes. Untuk kamu yang ingin tahu gejala apa saya yang biasa dialami oleh pasien demam berdarah agar dapat melakukan penanganan dini terhadap penyakit ini dapat kamu simak dibawah ini!

1. Gejala Demam Berdarah: Demam Tinggi

Demam merupakan salah satu indikasi seseorang akan mengalami gangguan dalam tubuhnya, termasuk ketika virus dengue menyerang tubuh seseorang. Sebetulnya, demam merupakan salah satu mekanisme alami kekebalan sebagai tanda bahwa tubuh kita sedang memberikan perlawanan terhadap infeksi pathogen. Tubuh secara otomatis akan meningkatkan temperatur maksimal untuk membunuh bakteri ataupun virus pathogen yang masuk kedalam tubuh kita.

Pada seorang pasien penderita demam beradarah akan mengalami beberapa fase yang biasa dikenal sebagai fase pelana kuda.

  • Fase pertama: Biasanya terjadi pada tiga hari setelah masa inkubasi. Pasien DBD akan mengalami demam yang sangat tinggi hingga temperatur tubuh mencapai 40°C.
  • Fase Kedua: demam akan mengalami penurunan, tetapi meskipun demam tersebut turun, fase ini adalah fase yang sangat kritis dan riskan karena pasien ataupun keluarga menganggap bahwa demam yang dialaminya telah sembuh dan inilah yang menjadi faktor keterlambatan penanganan terhadap pasien DBD.
  • Fase ketiga: adalah fase dimana tubuh kita mengalami demam tinggi dan kadar trombosit mulai meningkat, dan biasanya fase ini disebut dengan fase penyembuhan.

2. Gejala Demam Berdarah: Sakit Kepala

Seorang pasien penderita demam berdarah identik mengalami sakit kepala hebat. Sakit kepala ini merupakan salah satu tanda ataupun gejala suatu penyakit yang disebabkan infeksi virus.

Ketika tubuh terinfeksi virus, sudah pasti imun atau atau kekebalan tubuh kita akan secara otomatis memproduksi interferon dan zat kimia lain yang dapat memicu timbulnya rasa sakit di kepala.

3. Gejala Demam Berdarah: Mual

Gejala demam berdarah lain yang ditunjukkan atau ditimbulkan karena infeksi virus dengue adalah mual atau istilah medis dalam dunia kedokteran disebut nausea. Ketika virus dengue ini menginfeksi tubuh, lambung secara otomatis akan mengeluarkan lebih banyak asam lambung sebagai bentuk respon terhadap kekebalan tubuh. Naiknya asam lambung yang berlebihan dan tiba-tiba inilah yang membuat seorang pasien DBD mual dan perasaan ingin muntah.

4. Gejala Demam Berdarah: Sakit perut

Gejala Demam Berdarah

 

Seorang pasien DBD juga akan mengalami rasa sakit pada perut yang disebabkan karena luka oleh infeksi ulu hati. Biasanya seorang pasien yang memiliki gejala demam berdarah ini akan merasakan sakit perut yang hebat sebelum mengalami pendarahan.

5. Gejala Demam Berdarah: Muntah

Karena meningkatnya kadar asam dalam lambung yang disebabkan oleh infeksi virus dangeu sebagai bentuk perlindungan terhadap kekebalan tubuh dapat menyebabkan pasien mual dan muntah-muntah.

6. Gejala Demam Berdarah: Nyeri Otot

Sama seperti penyakit malaria, nyeri otot juga merupakan salah satu bentuk gejala demam berdarah. Ketika tubuh terinfeksi virus dengue, sistem kekebalan akan menghasilkan histamin, cytokine, dan protein lainnya yang dapat menangkal kerusakan dan juga dapat mengalahkan infeksi virus tersebut. Akan tetapi, kadar protein yang dikeluarkan oleh tubuh terlalu tinggi dan dapat menyebabkan nyeri otot terutama pada pasien demam berdarah.

7. Gejala Demam Berdarah: Ruam Merah atau Bercak

Demam, sakit kepala, dan juga ruam merah merupakan tiga gejala utama dari penyakit demam berdarah. Ruam merah biasanya muncul pada kulit pasien DBD ketika tubuh berada pada fase pertama demam tinggi.

Ruam merah juga biasanya muncul pada area dada, leher, hingga wajah yang kemudian dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain.

8. Gejala Demam Berdarah: Gusi Berdarah

Kenapa disebut demam berdarah karena penyakit ini dapat menyeabkan pendarahan pada beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah gusi. Ketika tubuh terinfeksi virus dengue, pembuluh darah akan menjadi sangat rentan dan sudah pasti dengan mudah pecah karena rendahnya permeabilitas dinding pembuluh darah tersebut.

Biasanya seorang pasien dengan gejala demam berdarah ini, disarankan untuk tidak menggosok gigi ataupun menyentuh gusi.

9. Gejala Demam Berdarah: Diare

Penyakit diare dapat menjadi salah satu bentuk gejala demam berdarah akibat infeksi virus dengue, meskipun sangat jarang ditemukan seorang pasien DBD mengalami gejala ini. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, hanya 6% dari pasien penderita demam berdarah yang mengalami diare.

Infeksi virus dengue sendiri dapat menyebabkan masalah pada pencernaan dan penyerapan air pada usus besar sehingga pasien penderita demam berdarah mengalami diare.

Apabila seseorang yang mengalami satu atau beberapa gejala yang sudah dijelaskan oleh Bebas Jerawat diatas, alangkah baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila kamu terkena demam, sebaiknya diberi paracetamol ataupun obat pereda demam yang lain. Hindari konsumsi atau memberikan aspirin pada pasien yang mengalami demam akbit infeksi virus dengue.

Wajib diingat selalu bagi penderita demam berdarah untuk selalu menjaga cairan dalam tubuh dengan mengkonsumsi cukup air putih dan larutan ion. Usahakan pasien untuk mendapatkan istirahat yang cukup untuk mempercepat proses penyembuhan tubuh.

Pencegahan Terhadap Demam Berdarah Dengue

pencegahan demam berdarah (DBD)

Pencegahan wabah demam berdarah dapat kamu lakukan dengan mengajaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kamu. Berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan guna mencegah dan memberantas wabah demam berdarah:

1. Tutup bak penampung air

Hal ini bertujuan untuk mencegah nyamuk masuk kedalam bak. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa nyamuk sangat suka terhadap air atau genangan air untuk tempat bertelur mereka.

2. Gunakan insektisida

Apabila nyamuk sudah terlanjur bertelur dalam bak dan muncul jentik-jentik nyamuk di dalam air, kamu dapat membunuh mereka dengan menggunakan bubuk abate yang berguna sebagai insektisida atau pembasmi serangga.

3. Memelihara ikan kecil

Ikan sangat berguna untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk karena ikan nantinya akan memakan jentik-jentik nyamuk yang ada di dalam bak air.

4. Buang benda yang dapat menampung air seperti botol dll

Alasan utama kenapa kita membuang botol atau wadah yang sudah tidak terpakai ketempat sampah? Karena botol atau wadah yang berserakan dapat menampung air ketika musim hujan datang, dan inilah yang dapat menjadi tempat bertelur atau berkembangbiaknya nyamuk.

5. Membersihkan selokan air

Selokan atau saluran air yang kotor dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Membersihkan saluran air secara rutin sangatlah berguna untuk mencegah nyamuk berkembang biak. Jangan sampai kamu membiarkan sampah-sampah yang berserakan ada diselokan rumah kamu, karena hal itu dapat membuat air tergenang dan menjadi sarang nyamuk.

Baca juga:

Cara Menghilangkan Jerawat
Cara Menghilangkan Komedo
Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

6. Gunakan pakaian lengan panjang

Bagi kamu yang tidak terbiasa menggunakan pakaian lengan panjang, mulailah untuk membiasakan diri karena pakaian lengan panjang sangat berguna untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan DBD atau demam berdarah dengue.

7. Gunakan lotion anti nyamuk

Bagi kamu yang tidak terbiasa menggunakan pakaian panjang, kamu dapat melakukan alternatif lain seperti menggunakan lotion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk pada tubuh kamu.

8. Memasang perangkap nyamuk

Memasang perangkap nyamuk juga berguna untuk membunuh ataupun mengusir nyamuk dari tempat tinggal kita. kamu juga dapat menggunakan spray anti nyamuk yang bisa digunakan untuk mengusir atau membasmi nyamuk.

9. Memasang kelambu ditempat tidur bayi

Bagi kamu yang mempunyai seorang bayi lucu atau balita lucu. Usahakan untuk memasang kelambu agar nyamuk tidak bisa menyerang dan menggigit sang bayi.

10. Jangan selalu membiarkan jendela terbuka

Pastikan jendela kamu tertutup ketika malam hari, karena jendela dan ventilasi rumah merupakan celah masuknya nyamuk kedalam ruangan. Apabila rumah kamu memiliki banyak ventilasi lebih baik untuk dipasang jaring-jaring agar nyamuk tidak bisa masuk kedalam rumah.

Pencegahan yang dilakukan Pemerintah untuk mengatasi DBD

Pemerintah juga andil bagian dalam usaha pencegahan dan penanganan wabah demam berdarah. Berikut ini bentuk usaha yang dilakukan oleh pemerintah guna mencegah mewabahnya demam berdarah:

1. Melakukan survei lapangan

Tujuan dari melakukan survei lapangan ini adalah untuk mengetahui dimana tempat-tempat yang dapat menjadi sarang wabah penyakit demam berdarah. Biasanya survei dilakukan oleh petugas dinas kesehatan setempat dan akan dilaporkan kepada pusat untuk ditindak lanjuti lebih jauh.

2. Melakukan penelitian

Lembaga kesehatan pemerintah selalu melakukan penelitian yang berkaitan dengan usaha-usaha pemberantasan nyamuk dan penyakit demam berdarah. Tidak hanya korupsi yang wajib diberantas, penyebab penyakit berbahaya ini juga wajib diberantas.

3. Memberikan penyuluhan mengenai DBD

Memberikan penyuluhan terpada warga agar lebih mengerti tentang penyakit DBD dan pencegahan penyakit demam berdarah serta penanganannya.

4. Melakukan fogging

Fogging

 

Pemerintah melakukan berbagai macam upaya untuk membantu masyarakat dalam membasmi penyakit demam berdarah salah satunya dengan fogging atau pengasapan yang sudah terbukti sangat efektif dalam membunuh nyamuk di area yang lebih luas dan terbuka.

5. Memperbanyak tenaga medis

Pemerintah juga menyediakan tenaga medis tambahan yang lebih banyak untuk membantu penanganan kasus demam berdarah, terutama untuk daerah yang terpencil dan susah dijangkau.

Kasus demam berdarah sering terjadi di area pemukiman yang jauh dari fasilitas kesehatan. Disinilah peran penting pemerintah dalam meningkatkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang ditunjang atau ditambahkan.

6. Menyiapkan dan menyediakan dana kesehatan

Selain menyediakan tenaga medis serta penelitian kesehatan yang dapat mencegah terjangkitnya demam beradarah. Pemerintah juga menyediakan dana kesehatan yang besar untuk membangun sarana dan prasaran kesehatan.

7. Melepaskan nyamuk modifikasi

Melepaskan nyamuk yang sudah dimodifikasi secara genetis merupakan salah satu solusi yang cukup efisien untuk mencegah wabah demam berdarah yang semakin meluas. Nyamuk ini diberi nama OX513A yang semuanya memiliki alat kemalin jantan. Sayangnya teknologi canggih ini masih belum ada di Indonesia.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa hanya nyamuk betina sajalah yang menggigit dan menularkan virus Aedes aegepty. Oleh sebab itu, nyamuk jantan yang sudah dimodifikasi tersebut mempunyai protein yang dapat membunuh nyamuk betina setelah mereka kawin dan hal ini juga diharapkan dapat mencegah perkembangbiakan populasi nyamuk yang semakin meningkat.

8. Memberikan penelasan mengenai DBD melalui TV

Memberikan penyuluhan/pembelajaran cara pencegahan demam berdarah melalui media komunikasi seperti Televisi (TV). Sangatlah efektif dan efisien karena cara ini terbukti ampuh untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya melakukan pencegahan terhadap wabah demam berdarah yang kian mewabah.

Demikianlah informasi dari BebasJerawat.info mengenai gejala demam berdarah dan cara mencegahnya. Menjaga kesehatan dan kebersihkan lingkungan dapat menghindarkan diri kita dari serangan demam berdarah dengue (DBD). Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan jangan lupa untuk di share kepada orang tercinta dan teman-teman kalian.