Cara Menghilangkan Bau Kaki

cara menghilangkan bau kaki

Bau kaki merupakan hal yang umum terjadi ketika kita kerap menggunakan sepatu tertutup dalam waktu yang cukup lama. Ketika kita sedang menggunakan sepatu memang tidak akan terasa bau dari kaki kita, tapi setelah kita melepas sepatu, barulah kita dapat merasakan seberapa harum bau dari kaki kita yang sangat menyengat penciuman kita. Memang tidak apa-apa apabila kita membuka sepatu di rumah sendiri, namun bagaimana bila kita berada di tempat umum yang ramai dengan orang-orang di sekitar Anda dan pasti akan muncul tanggapan bahwa Anda termasuk orang yang jorok karena bau kaki Anda yang begitu menyengat hidung.

Sudah pasti akan sangat memalukan rasanya apabila orang-orang di sekitar kita memiliki penilaian yang buruk terhadap ANda mengenai Anda yang masuk dalam golongan orang jorok karena bau kaki yang begitu menyengat hidung. Memang benar bahwa siapapun pasti akan mengalami masalah bau kaki tidak terlepas dari usia, gender, dan bahkan status sosial mereka. Lantas apa sih penyebab dari bau kaki itu sendiri? Bau kaki sendiri muncul karena bakteri dan jamur. Asal Anda tahu, bahwa bagian alas kaki kita merupakan tempat yang paling sempurna bagi perkembangan mikroorganisme ini. Tapi jangan khawatir lagi, karena dalam artikel ini Anda akan dapat menemukan berbagai macam cara menghilangkan bau kaki membandel ala BebasJerawat.info.

Inilah Cara yang Efektif untuk Menghilangkan Bau Kaki

1. Rutin mencuci sepatu dan alas kaki Anda secara berkala

Mencuci sekaligus mengeringkan sepatu dan alas kaki dapat membantu kita menjaga tetap segar dan bebas dari bau. Akan tetapi, deterjen dan panas juga dapat mengurangi kualitas dari bahan pembuatnya. Contohnya seperti lem dan perekat pada sepatu dan alas kaki kita akan terkelupas lambat laun karena sering di cuci dan membuat Anda harus segera membeli alas kaki yang baru. Maka sangat disarankan dari kami mencuci alas kaki dengan tangan dan air dingin adalah pilihan terbaik guna menghindari penurunan kualitas pada alas kaki kita.

Anda juga dapat menambahkan bahan disinfektan ke dalam campuran pencuci Anda guna mengurangi mikroba. Apabila Anda menggunakan mesin cuci, sangat disarankan untuk memisahkan tali speatu terlebih dahulu dan gunakan pengaturan yang paling lembut ketika mencuci. Selain itu, akan lebih baik bila mengeringkan sepatu Anda secara alami dengan menjemurnya di bawah terik matahari langsung.

2. Selalu gunakan kaos kaki yang kedap keringat

Penggunaan kaos kaki yang memiliki bahan kedap keringat sangatlah dianjurkan daripada menggunakan kaos kaki yang memiliki bahan katun karena kaos kaki yang kedap keringat dapat menjaga kaki dan sepatu Anda tetap kering dan contoh kaos kaki kedap keringat seperti cool-max. Serat pada kaos kaki ini dapat menghindarkan keringat dari kaki Anda sehingga dapat menguap. Berbeda dengan kaos kaki yang terbuat dari katun yang dapat mempertahankan kelembaban dalam alas kaki kita, sehingga jamur dan bakteri dapat berkembang biak dengan sangat baik yang membuat kaki kita dapat menjadi bau.

3. Wajib selalu mengeringkan sepatu sesudah penggunaan

Jangan pernah menyimpan sepatu ke dalam tas olahraga Anda, hal ini bertujuan untuk menghindari berkembang biaknya jamur dan bakteri pada sepatu kita karena ini akan menyebabkan sepatu menjadi lembab. Ketika Anda tidak menggunakan sepatu, alangkah baiknya untuk meletakkan sepatu di luar. Anda juga dapat mengisi bagian dalam sepatu dengan tisu kering untuk membantu mempercepat proses pengeringan sepatu. Trik ini sangat efektif dan efisien untuk semua jenis sepatu, maka Anda wajib mencobanya.

4. Bedak kaki dengan obat

Bedak yang dibuat secara khusus untuk kaki yang mengandung talk dapat menyerap kelembaban, ada beberapa dan bahkan memiliki pewangi tambahan dan deodoran guna menyamarkan bau. Menaburkan sedikit bedak pada alas kaki sebelum dan sesudah memakai dapat menjaga sepatu atau alas kaki Anda tetap kering dan mencegah perkembangbiakan mikroba.

5. Menggunakan disinfektan sandal dan sepatu

Cara menghilangkan bau kaki yang keenam adalah cara yang sangat dibutuhkan, khususnya bagi Anda yang kerap menggunakan sandal dan tidak ada pelindung yang dapat membantu Anda untuk menyamarkan bau. Salah satu contoh solusi terbaik adalah dengan memanfaatkan semprotan kaki dengan disinfektan. Salah satu bahan aktif yang terdapat pada disinfektan adalah benzalkonium klorida, yang mana bahan disinfektan yang juga telah banyak kita temukan dalam alat-alat rumah tangga lainnya.

6. Menggunakan anti keringat pada kaki

Ini adalah salah satu yang sering dipergunakan oleh para atlet marathon untuk membantu mereka mencegah masalah kaki. Kebanyakan kelembaban dalam alas kaki disebabkan karena keringat yang dikeluarkan oleh kaki kita. Apabila Anda mencegah keringat pada kaki keluar, Anda juga dapat menjaga kualitas sepatu agar tetap kering dan tidak memberikan tempat berkembang biak bagi bakteri ataupun jamur.

Akan tetapi, hal ini harus dilakukan dengan sangat berhati-hati agar tidak ada reaksi buruk yang terjadi pada kulit Anda terhadap rangsangan obat. Sangat disarankan dari kami untuk melakukan uji coba terlebih dahulu agar menghindari hal terburuk dari reaksi obat tersebut pada kulit Anda, caranya cukup mudah yakni dengan mengoleskan obat tersebut pada area kecil di kaki Anda dan lihat apakah ada peradangan atau luka setelah 1 hari penuh. Apabila tidak ada reaksi negatif pada kulit, maka Anda aman menggunakannya.

7. Menggunakan kaus kaki dengan logam

Ada kemungkinan bila menghindarkan keringat dari kaki saja tidak akan cukup apabila sepatu yang Anda gunakan membuat kulit pada kaki sulit untuk “bernapas”. Anda juga dapat mencegah proses tumbuh kembang biak bakteri dan jamur dengan cara menggunakan kaus kaki yang diberi tambahan dengan serat logam seperti tembaga dan perak. Mungkin Anda akan mengalami kesulitan untuk mencarinya, tapi Anda dapat menemukannya di beberapa toko khusus penjual perlengkapan olahraga.

8. Kaus kaki sol atau lapisan dalam yang bisa dicuci

Apabila Anda cukup sering mengalami masalah dengan bau kaki ketika menggunakan sepatu tanpa kaus kaki, Anda dapat menggunakan metode ini sebagai solusinya. Anda dapat mencoba menggunakan lapisan dalam atau insol yang dapat dicuci. Biasanya, aksesoris tambahan pada sepatu ini terbuat dari katun pada lapisan atasnya dan lateks pada bagian bawahnya.

Anda bisa mengganti insol bawaan sepatu Anda atau juga melapisinya. Insol ini terbilang sangat kuat untuk bertahan di tempat dan sangat membantu proses penyerapan kelembaban bagian dalam sepatu. Tambahan pada bagian dalam sepatu ini juga dapat memberikan kenyamanan pada kaki Anda. Untuk dapat menjaga lapisan dalam ini, sangat disarankan untuk mencuci setiap 3-6 kali penggunaan guna menjaga agar tetap segar dan wangi.

9. Menggunakan deodoran pada kaki

Pada umumnya, deodoran dipergunakan untuk ketiak. Akan tetapi, ternyata deodorang juga dapat digunakan untuk kaki sebagai cara menghilangkan bau kaki yang efektif. Memanfaatkan deodoran tidak akan menjaga kaki kita tetap kering, akan tetapi dapat menghambat proses tumbuh kembang bakteri dan jamur penyebab bau kaki. Sama hanya seperti sebelum menggunakan anti keringat, lakukan terlebih dahulu pengujian antara deodoran tersebut dengan kulit Anda untuk mencegah reaksi alergi pada diri kita.

10. Simpanlah sepatu pada tempat kering, sejuk, atau bekukan

Bakteri dan jamur dapat terhambat proses pertumbuhannya pada suhu dingin. Apabila Anda menyimpan sepatu Anda di ruangan yang kering atau sejuk serta memiliki aliran udara yang lancar dan baik, sepatu Anda sangat dipastikan akan aman dari pertumbuhan mikroba penyebab bau kaki.

Mungkin juga dapat melakukan cara lain yang terbilang sangat ekstrim dalam mengatasi masalah bau kaki, yakni dengan membekukan sepatu Anda. Tetapi, membekukan sepatu mungkin saja dapat meruask perekat dan lem yang ada pada sepatu Anda. Tetapi, Anda tidak perlu bersusah payah dengan membekukan sepatu, cukup letakkan pada ruangan yang memiliki kondisi yang mendukung saja karena itu sudah cukup untuk menghindarkan bau kaki apabila Anda menggunakan sepatu Anda nantinya.

Aku adalah seorang siswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Banyuwangi dengan jurusan Farmasi. Suka dan akrab dengan dunia kecantikan dan kesehatan dari kecil. Hobi sekali mengkaryakan sesuatu dalam bentuk tulisan dari SMP dan sekarang menjadi penulis artikel di BebasJerawat.info.