Cara Menghitung Berat Badan Ideal

cara menghitung berat badan ideal

Memiliki berat badan dan bentuk tubuh yang proporsioanl dan ideal adalah dambaan setiap wanita dan pria di seluruh belahan bumi ini. Dengan memiliki bentuk tubuh yang ideal dan berat badan yang langsing tanpa adanya penggumpalan lemak pada paha dan perut secara berlebih dapat membuat seseorang bak model atau binaragawan. Akan tetapi apakah bentuk tubuh yang ideal adalah berat badan yang ideal juga menurut Anda? Lantas bagaimana sih bentuk tubuh yang ideal menurut Anda?

Bentuk tubuh yang ideal adalah hal yang subjektif yang mana bentuk tubuh ideal datang berdasarkan penilaian masyarakat yang disebabkan dari konstruksi sosial bahwa tubuh ideal adalah tubuh yang memiliki lekungan sempurna pada perut, dada yang bidang dan besar serta kaki yang proporsional dengan tubuh yang terlihat seksi dan ramping.

Perlu juga diketahui bahwa bentuk tubuh yang ideal tidak selalu sama dengan berat badan ideal seseorang. Apabila bentuk tubuh adalah penilaian yang subjektif, maka berat badan adalah penilaian yang objektif atau dapat diukur dan bersifat numeric scientific. Berat badan ideal dapat kita hitung melalui ukuran BMI yang menunjukkan bahwa berat badan Anda sesuai atau tidak dengan ukuran tubuh Anda yang dapat kita lihat secara langsung melalui cermin, gerak-gerik tubuh hingga komentar dari masyarakat yang mana Anda dapat melihat dan menilai sendiri secara langsung apakah breat badan Anda masuk dalam kategori ideal atau tidak melalui timbangan badan.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara jelas mengenai cara menghitung berat badan ideal yang dapat kita jadikan acuan untuk memprediksi dengan akurat serta melihat batasan porsi makan karena berat badan berkaitan secara langsung dengan apa yang ada pada tubuh kita. Namun sebelum itu, ada beberapa cara menghitun berat badan ideal untuk tubuh kita di bawah ini.

Cara menghitung berat badan ideal sesuai tinggi badan

1. Cara menghitung berat badan dengan kalkulator BMI

Tahukah kamu apa itu BMI? BMI adalah kepanjangan dari Body Mass Index. BMI dapat dipergunakan sebagai alat perhitungan kalkulasi berdasarkan tinggi serta berat badan Anda yang kemudian dihitung dan diketahui apakah berat badan kamu itu ideal atau masuk dalam ketegori gemuk atau kurus.

Untuk bisa menggunakan kalkulator BMI dan menghitung berat badan dimulai pada usia 20 tahun dan untuk di bawah usia 20 tahun berbeda. Akan tetapi, cara menghitung berat badan ideal dengan memanfaatkan kalkulator BMI akan sedikit memiliki kekurangan bagi para atlet ataupun olahragawan. Hal ini disebabkan karena berat badan dari massa otot para atlit atau olahragawan sedikit berbeda pada umumnya. Jadi, perhitungan BMI bisa saja menunjukkan sisi kegemukan padahal itu tidak.

  1. BMI memiliki angka normal yang tertera antara 18,5 hingga 25.
  2. Saat angka BMI menunjukkan letak di atas angka 25, Anda mempunyai risiko lebih tinggi terserang penyakit jantung, kanker, osteoarthritis, dan juga diabetes tipe 2. Dan apabila angka yang ditunjukkan BMI ada di bawah 18, Anda kemungkinan besar bahwa Anda akan terserang osteoporosis.
  3. Apabila angka BMI Anda di atas 27 atau jauh di bawah angka 18, sangat disarankan untuk Anda pergi ke dokter melakukan konsultasi atau bisa juga memperbaiki pola hidup Anda agar berat tubuh Anda menjadi ideal dan proporsional.
  4. Teruntuk Anda yang memiliki angka BMI di atas 40, sangat berhati-batilah karena situasinya akan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Cara kerja perhitungan kalkulator BMI:

Berat tubuh ideal = Berat badan (kg) : (Tinggi badan) (m)

Contoh :

Ada seorang wanita yang memiliki tinggi 1.6 m dan berat badan 54 kg, maka 54 : 1.6 = 33.75 maka nilai BMI wanita tersebut adalah 33.75.

Keterangan lebih lengkapnya:

  1. Angka normal dari BMI adalah 18,5-25
  2. Di bawah angka 17 Anda masuk dalam golongan kekurangan berat badan.
  3. Di atas angka 25 Anda termasuk ke dalam golongan kelebihan berat badan ringan.
  4. Sedangkan angka di atas 40 maka Anda sebaiknya berhati-hati sebab Anda masuk dalam kategori kelebihan berat badan berbahaya.

2. Cara menghitung berat badan dengan menggunakan rumus Brosca

Pierre Paul Brosca adalah seorang penemu dari cara menghitung berat badan dengan menggunakan rumus Brosca. Rumus Brosca sendiri dibagi menjadi 2 bagian, untuk wanita dan pria.

Pria : Berat badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) – 100} – {[tinggi badan (cm) – 100] x 10%}

Perempuan : Berat badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) – 100} – {[tinggi badan (cm) – 100] x 15%}

Contoh:

Apabila Anda seorang pria dengan tinggi badan 176 cm maka berat badan ideal Anda adalah (176-100) – {(176-100) x 10%} = 76 – 7,6 = 68.4

Contoh:

Apabila Anda seorang perempuan yang mempunyai tinggi badan 156 cm maka berat badan ideal Anda adalah (156-100) – {(156-100) x 15%} = 56 – 8.4 = 47.6

Baca juga: Makanan diet

Ternyata cara menghitung berat badan ideal tidak hanya dengan sekedar menimbang badan dengan timbangan atau menghitung menggunakan rumus sederhana seperti tinggi badan (cm) – 100 yang akan mendapatkan hasil berat badan normal bukan berat badan ideal yang mana memiliki nilai tolak ukur berat badan idealah yang menjadi hasil objektif dan valid untuk diprediksi risiko penyakitnya.

Aku adalah seorang siswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Banyuwangi dengan jurusan Farmasi. Suka dan akrab dengan dunia kecantikan dan kesehatan dari kecil. Hobi sekali mengkaryakan sesuatu dalam bentuk tulisan dari SMP dan sekarang menjadi penulis artikel di BebasJerawat.info.