Gejala Tipes

gejala tipes dari BebasJerawat.info

Tipes adalah salah satu jenis penyakit yang sering dijumpai dikalangan masyarakat. Penyakit tipes atau demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan karena bakteri salmonella jenis salmonella typhi yang mana bakteri tersebut dapat menyerang saluran pencernaan kita. Bakteri salmonella typhi pada umumnya berasal dari makanan atau minumam yang sudah tercemar sebelumnya.

Penyakit tipes pada tahun 2000 diperkirakan telah menyebabkan 21,6 juta kasus dengan 216.500 kematian. Di Indonesia, penderita demam tifoid atau tipes ini banyak dijumpai pada usia 13 sampai 19 tahun. Tipes sendiri merupakan salah satu penyakit yang masuk dalam kategori penyakit menular yang mana penularannya sangatlah mudah dan cepat yang dapat menyebabkan timbulnya sebuah wabah. Oleh sebab itulah, sangat diharapkan untuk masyarakat mengetahui apa saja gejala tipes agar dapat melakukan penanganan lebih cepat dan tepat.

Gejala Tipes

Meski bakteri yang masuk ke dalam tubuh dapat diserang dengan sistem kekebalan tubuh kita, terkadang bakteri yang masih hidup akan melanjutkan masa perkembangannya. Bakteri yang masih hidup tersebut juga akan menyebabkan berbagai macam bentuk gejala. Berbagai gejala tersebut biasanya akan terlihat pada usia 10-14 hari setelah bakteri tersebut menginfasi tubuh sang penderita. Berikut ini gejala penyakit tipes yang perlu kamu ketahui sejak dini.

1. Demam

Demam merupakan salah satu dari gejala penyakit yang sangat universal, yang mana terjadi ketika suhu tubuh meningkat sebagai bentuk reaksi dari infeksi yang terjadi di dalam tubuh kita. Pada pasien penyakit tipes biasanya akan mengalami yang namanya demam selama 7-10 hari atau dapat berlangsung hingga 3 minggu terutama pada malam hari.

Di minggu pertama, suhu tubuh akan mengalami naik turun, pada pagi harinya akan menurun dan akan meningkat lagi ketika malam hari datang. Pada minggu kedua, biasanya pasien tipes masih mengalami demam dan pada minggu ke-3 suhu tubuh sang penderita tipes akan mulai turun dan normal pada akhir minggu ke-3.

Demam sendiri dapat timbul karena bakteri yang telah berkembang biak dalam tubuh yang mana memicu sistem imun tubuh untuk melepaskan sel pirogen yang dapat mempengaruhi termostat atau pengatur suhu tubuh kita. Sel pirogen yang dilepaskan akan dapat menaikkan temperatur tubuh dengan maksud untuk membunuh bakteri dalam tubuh sehingga tubuh mengalami demam tinggi.

2. Sakit kepala

Penderita penyakit tipes akan mengalami demam, namun juga diiringi dengan sakit kepala yang ada pada di salah satu bagian atau salah satu sisi kepala (migraine)/ Infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini dapat menyebabkan peradangan yang luar biasa hebat pada tubuh sehingga sistem imun tubuh membentuk suatu protein yang disebut histamin. Histamin sendiri dapat memicu kontraksi dan penyempitan pada pembuluh darah di otak kita, sehingga menyembabkan sang penderita mengalami sakit kepala yang hebat.

Sakit kepala sendiri dapat dialami oleh pasien tipes dengan jenjang waktu 4 hingga 72 jam dan sakit kepala menyerang hingga bagian leher kita. Intensitas serangan pada kepala yang sakit biasanya tidak akan terlalu berat.

3. Tidak nafsu makan

Berbagai macam gejala tipes yang ditimbulkan seperti mual, nyeri pada perut, dan muntah akan membuat sang penderita penyakit ini menjadi kehilangakn selera makan. Namun, tidak hanya pasien tipes saja yang kehilangan nafsu makan. Tetapi kebanyakan orang akan merasa kehilangan nafsu makan ketika badan mereka dalam posisi tidak enak. Seorang penderita penyakit tipes akan mengalami yang namanya kehilangan nafsu makan ketika tubuh terinfeksi bakteri yang membuat sang penderita kurang nyaman dan berujung pada kelelahan yang berlebih dan enggan untuk mengkonsumsi makanan sebagai suplei energi tubuh.

Apabila hal tersebut terus menerus dibiarkan, maka penderita tipes akan kekurangan asupan makanan yang mana asupan energi dalam tubuh juga akan menurun. Pemberian cairan infus dan makanan yang lunak dapat menjadi solusi alternatif guna membantu pasien untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya selama demam tipes terjadi.

4. Sakit perut

Nyeri yang luar biasa pada bagian perut pada penderita penyakit tipes dapat membuat tubuh merasa tidak nyaman dan sangat mengganggu. Apabila seseorang sedang mengalami masa nyeri pada perutnya maka dapat didiagnosis, bahwa penyakit tersebut akan berbeda-beda. Salah satu gejala tipes yaitu penderitanya akan mengalami proses nyeri pada perut mereka. Penderita tipes juga biasa mengelami nyeri perut yang hebat karena splenomegali atau pembesaran limpa serta ulu hati yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri dalam tubuh.

Pada umumnya, penderita tipes akan merasakan gejala sakit perut yang mana seperti ditusuk-tusuk dan terjadi pada bagian perut sebelah kiri yang disebabkan karena infeksi bakteri yang terjadi pada usus halus kita. Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja, pasien akan mendapati kondisi yang semakin parah. Jadi segeralah melakukan pemeriksaan apabila kondisi ini sedang terjadi kepada kamu ya.

5. Mual dan muntah

Mual dan juga muntah merupakan salah satu gejala tipes yang akan terjadi pada pasien karena adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi, yang mana organ hati yang harusnya berfungsi untuk menawarkan racun dalam tubuh membesar dan mengalami pembengkakan. Karena kondisi yang tidak normal ini dapat menekan lambung dan juga usus yang mana berujung pada kondisi sang pasien mengalami mual dan bahkan disertai dengan kadar asam lambung yang tinggi.

Ketika makanan akan masuk ke dalam tubuh sang pasien, karena kondisi ini dapat membuat makanan tersebut dikeluarkan kembali yang menyebabkan penderita mengalami muntah-muntah dan apabila tidak ada penanganan yang cepat dan tepat akan dapat berakibat fatal. Hal inilah yang membuat para pasien tipes mengalami kehilangan nafsu makan.

Namun ada cara dalam mengatasi masalah ini, yakni dengan mengusahakan makan sedikit demi sedikit dengan jumlah yang sering, makanlah makanan yang mudah untuk dicerna serta konsumsi obat yang telah di anjurkan oleh dokter.

6. Bintik merah

Gejala tipes yang ke-6 adalah bintik merah, kondisi gejala ini seperti demam berdarah. Pada gejala tipes yang ini, kulit pasien akan timbul bintik kemerahan atau ruam merah atau bercak yang dalam bahasa medisnya adalah roseola. Alasan utama kenapa munculnya bintik merah pada kulit kita karena adanya emboli basil atau penyumbatan pembuluh darah yang membentuk sebuah gelembung udara.

Bintik merah ini akan muncul pada hari ke-7 yang mana pada umumnya terjadi ketika masa terinfeksi dan berlangsung selama 5 hari setelah itu bintik atau ruam merah tersebut akan menghilang dengan sendirinya. Biasanya ruam merah pada kulit penderita tipes akan cenderung terlihat dengan jelas apabila pasien memiliki warna kulit yang putih. Bintik merah ini akan memiliki warna merah tua dengan bentuk ukuran sebesar 2-4 mm dan kerap muncul pada bagian perut kita, lengan atas, dan juga pada bagian dada.

7. Diare

Diare meruapakn gejala tipes yang ke-7 yang mana gejala ini sering kali menyertai pasien penyakit tipes. Hal ini disebabkan karena adanya sifat bakteri Salmonella thypi yang menyerang secara langsung pada bagian saluran pencernaan yang mana dapat menghambat proses penyerapan cairan dalam usus dan menyebabkan tinja menjadi lebih cair.

Diare yang terjadi pada pasien tipes akan berlangsung cukup sering pada akhir minggu pertama terinfeksi bakteri. Pada minggu ke-2 diare akan mulai lebih sering terjadi dan feses akan berwarna lebih gelap karena terjadi pendarahan dan akan berangsur membaik ketika memasuki akhir minggu ke-3.

Diare merupakan penyakit yang dapat disebabkan karena konsumsi makanan yang terjangkit adanya kuman, virus ataupun karena faktor hygine sanitasi dalam produksi makanan tersebut. Akan tetapi, apabila kamu menderita diare dengan waktu yang terus menerus dan juga disertai dengan gejala tipes lainnya yang sudah disebutkan diatas, ada baiknya kamu segera melakukan pengobatan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat dan cepat.

Informasi penutup

Sekian informasi mengenai gejala tipes yang mana semoga dapat dijadikan referensi positif untuk teman-teman pembaca setia BebasJerawat. Setelah mengetahui apa saja gejala tipes, sangat diharapkan untuk kamu dapat menjaga perilaku dan hygine sanitasi pada lingkungan disekitar kamu.

Selain itu, tetaplah untuk selalu waspada dan juga menjaga pola makan sehat setiap harinya dan jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah kamu makan guna menghindari masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi tadi. Apabila kamu sudah terlanjur dalam keadaan yang terinfeksi maka segera lakukan pemeriksaan diri ke dokter.

Aku adalah seorang siswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Banyuwangi dengan jurusan Farmasi. Suka dan akrab dengan dunia kecantikan dan kesehatan dari kecil. Hobi sekali mengkaryakan sesuatu dalam bentuk tulisan dari SMP dan sekarang menjadi penulis artikel di BebasJerawat.info.