Manfaat Daun Pepaya

Posted on

Pepaya yang memiliki nama ilmiah Carica papaya, adalah tanaman tropis yang masuk dalam jenis genus Carica yang berasal dari daerah tropis Amerika. Tanaman pepaya dapat tumbuh hingga 10 m. Pepaya sendiri banyak dibudidayakan di negara-negara tropis, sebagian besar karena buahnya yang bisa dimakan mentah dan matang. Buah serbaguna ini dapat disajikan dalam berbagai bentuk, termasuk jus, salad, dan bahan-bahan untuk banyak masakan. Namun, menurut buku “Pepaya the Medicine Tree,” daging bukanlah satu-satunya bagian tanaman pepaya yang bermanfaat bagi manusia. Bahkan, seluruh pohon pepaya dapat dimanfaatkan karena memiliki nilai obat dan gizi. Ini termasuk buah, biji, akar, dan bahkan daun pepaya.

manfaat daun pepaya

Di banyak bagian dunia, daun pepaya adalah bahan umum dalam memasak. Daun umumnya dimakan sebagai jenis sayuran, dikombinasikan dengan berbagai macam bahan dan bumbu lainnya. Daun pepaya juga bisa dikonsumsi sebagai teh atau bahkan jus. Semua metode konsumsi tersebut membawa sejumlah efek obat yang manjur karena kandungan gizi daun pepaya.

Daun pepaya mengandung banyak nutrisi penting, seperti protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B, vitamin D, dan vitamin E. Daun pepaya juga mengandung mineral seperti magnesium, besi, natrium magnesium, kalsium, serta mikronutrien lainnya. seperti karpain, tanin, flavonoid, folat, dan beta-karoten.

Konstituen yang kaya dan beragam membuat daun pepaya menjadi obat yang kuat untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Tidak mengherankan bahwa banyak penggemar herbal yang menganjurkan minum teh daun pepaya untuk meningkatkan kesehatan. Berikut adalah 15 manfaat kesehatan dari mengkonsumsi daun pepaya yang harus Anda ketahui.

Manfaat Daun Pepaya

1. Mencegah dan Mengobati Kanker

manfaat daun pepaya untuk mencegah kanker

Teh daun pepaya adalah obat herbal populer untuk kanker. Orang-orang telah menggunakan teh untuk waktu yang lama karena kemampuannya untuk mengurangi risiko kanker serta membantu pengobatan penyakit. Pada bulan Februari 2010, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Ethnopharmacology” membahas efektivitas daun pepaya dalam menghambat perkembangan kanker.

Penelitian ini mempelajari beberapa kultur jaringan yang dipengaruhi oleh sel kanker. Teh daun pepaya digunakan untuk mengobati kanker dan kemajuan diamati selama penelitian. Sudah jelas bahwa teh daun pepaya memainkan peran penting dalam mengobati kanker dengan mengurangi peradangan, mengaktifkan sistem kekebalan yang melawan sel-sel kanker, mencegah sel-sel kanker dari perkembangan, mengatur T-sel, dan merangsang gen yang memicu sistem kekebalan tubuh.

Ekstrak efektif dalam melawan banyak jenis kanker termasuk kanker paru-paru, kanker hati, kanker serviks, dan kanker pankreas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat anti kanker pada daun pepaya mungkin dapat membantu pengobatan dan pencegahan penyakit berbahaya lainnya.

♠Baca juga: Cara Menghilangkan Mata Ikan & Manfaat Buah Naga

2. Mengobati Ulkus

Kemampuan dari manfaat daun pepaya lainnya yakni dapat melindungi tubuh terhadap ulkus yang juga diteliti dalam pengaturan laboratorium oleh beberapa ilmuwan. Menggunakan beberapa hewan sebagai subjek uji, para ilmuwan bereksperimen pada pengobatan ulkus menggunakan ekstrak daun pepaya dan mencatat hasilnya. Laporan penelitian ini diterbitkan dalam “West Indian Medical Journal” dalam edisi September 2008. Para peneliti melakukan percobaan pada dua kelompok tikus. Satu kelompok diperlakukan dengan ekstrak daun pepaya dan kelompok lainnya tidak. Kelompok yang diobati dengan ekstrak daun pepaya mengalami lebih sedikit stres oksidatif dan pembentukan ulkus.

Pada laporan itu, para ilmuwan menulis bahwa ekstrak daun pepaya mampu mengurangi tingkat keparahan ulkus karena aktivitas antioksidan dan anti-peradangan yang kuat. Mengkonsumsi daun pepaya akan mengaktifkan glutathione peroxidase, antioksidan yang sangat vital yang menstabilkan radikal bebas. Ekstrak meningkatkan proses antioksidan dalam sel darah merah dan mengurangi tingkat lipid teroksidasi. Berdasarkan penelitian ini, BebasJerawat sangat menyarankan bahwa manfaat daun pepaya mungkin merupakan obat yang efektif untuk penyakit yang disebabkan stres oksidatif.

3. Mengobati penyakit celiac

Beberapa orang mengalami kesulitan dalam mencerna gluten protein gandum. Bagi orang-orang ini, konsumsi gluten memicu kondisi autoimun yang biasanya disebut penyakit celiac. Jika Anda menderita penyakit celiac, sistem kekebalan Anda akan dipicu oleh makan gluten. Akibatnya, Anda mungkin akan mengalami kembung, diare, penurunan berat badan, dan anemia. Menurut buku “The Complete Herbal Guide: A Natural Approach to Healing the Body,” kemampuan enzim papain untuk mencerna protein mungkin berguna bagi orang-orang dengan kesulitan pencernaan. Ini berarti bahwa makan daun pepaya atau minum teh daun pepaya atau jus akan dapat meningkatkan toleransi Anda terhadap gluten. Namun, para ilmuwan masih melakukan penelitian lebih lanjut di bidang ini, jadi disarankan untuk tidak menggunakan metode ini sebagai satu-satunya pengobatan untuk penyakit celiac.

♠Baca juga: Cara Mengecilkan Paha & cara memerahkan bibir

4. Menyembuhkan Demam Berdarah Dengue (DBD)

manfaat daun pepaya untuk DBD

Orang-orang di banyak negara tropis (termasuk Indonesia) berisiko terkena demam berdarah dari waktu ke waktu. Demam berdarah adalah penyakit yang sangat menular dan berpotensi fatal yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala yang nyata tetapi berpotensi menyesatkan seperti sakit kepala dan demam tinggi, ruam merah gatal pada tubuh, dan nyeri sendi. Jumlah trombosit dalam tubuh akan turun dan berpotensi menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan benar.

Sejauh ini, pengobatan penyakit hanya untuk meningkatkan jumlah trombosit. Tidak ada obat farmasi yang mampu menyembuhkan demam dengue secara ajaib. Dokter biasanya juga akan meresepkan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen dan aspirin untuk mengurangi gejala yang dialami oleh pasien. Namun, obat-obatan ini juga memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Di sisi lain, tradisi pengobatan orang-orang menawarkan pengobatan alternatif dengan menggunakan ekstrak daun pepaya. Telah digunakan di banyak masyarakat untuk mengobati demam berdarah tanpa efek negatif yang tidak diinginkan.

Para ilmuwan telah mencoba untuk meneliti apakah daun pepaya sebenarnya efektif dalam memerangi demam dan apa bahan aktif dalam daun yang memberikan hasil ini. Beberapa studi kasus telah menunjukkan efektivitas pengobatan berbasis daun pepaya. Efek positif sebagian besar disebabkan oleh enzim chymopapain dan papain yang ada di daun pepaya. Enzim ini meningkatkan trombosit dan mengurangi gejala demam.

Saat ini, ada banyak perusahaan farmasi yang mengambil manfaat dari ekstrak daun pepaya dalam bentuk cairan ataupun kapsul obat-obatan. Namun, Anda dapat melakukan perawatan sendiri dengan meminum teh atau jus daun pepaya.

5. Melawan Malaria

Selain mengobati dan meringankan gejala demam berdarah, daun pepaya juga efektif untuk mengobati penyakit yang ditularkan nyamuk lain, malaria. Di beberapa bagian dunia, malaria adalah penyakit yang mengancam yang dapat mengakibatkan efek yang merugikan, termasuk kematian. Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan ke darah oleh nyamuk Anopheles. Daun pepaya mengandung karpain, senyawa dengan sifat antimikroba, antiparasit, dan antibakteri yang kuat. Karpain membantu tubuh untuk melawan parasit Plasmodium sedangkan vitamin dalam daun pepaya memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan. Antioksidan yang melawan peradangan juga mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh parasit Plasmodium.

6. Melindungi dari Flu

Karpain di daun pepaya memiliki sifat antivirus yang menjadikannya salah satu bahan aktif terbaik yang melawan flu biasa dan penyakit virus lainnya. Selain itu, ekstrak dari manfaat daun pepaya juga menawarkan cara alami untuk meningkatkan trombosit dan meregenerasi sel darah putih. Sel darah putih bertanggung jawab untuk melindungi tubuh Anda melawan penjajah asing dan penyakit menular. Imunitas Anda sangat tergantung pada jumlah sel darah putih.

Selain itu, ekstrak daun pepaya juga memiliki bahan lain yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempercepat pemulihan, seperti vitamin A dan C. Vitamin C meningkatkan kekebalan Anda dan Vitamin A membantu melawan virus dengan merangsang antibodi dalam darah. Akibatnya, tubuh Anda akan memiliki pertahanan yang lebih baik terhadap penyakit menular.

7. Meningkatkan kesehatan kulit

Manfaat daun pepaya yang dihaluskan juga bisa digunakan sebagai masker yang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan kulit. Ekstrak daun pepaya mengandung karpain, senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme dan agen beracun lainnya. Dengan demikian, ia menyediakan solusi untuk menghilangkan jerawat, bekas jerawat, dan banyak masalah kulit lainnya. Anda akan memiliki kulit yang lebih bersih dan sehat yang bebas dari masalah kulit.
Selain itu, vitamin dalam daun pepaya, termasuk vitamin C, E, dan A semuanya sangat sehat untuk kulit Anda. Daun pepaya tidak hanya akan membersihkan kulit Anda tetapi juga membuatnya lebih muda dan cerah.

♠Baca juga: Cara Memutihkan Gigi & Makanan Diet

8. Melawan penuaan dini pada kulit

manfaat daun pepaya untuk mencegah penuaan dini

Daun pepaya mengandung sejumlah besar vitamin C dan vitamin A. Konsentrasi kedua vitamin dalam daun bahkan lebih besar dari apa yang ditemukan dalam buah. Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang paling ampuh yang dapat secara efektif melawan radikal bebas, molekul tidak stabil yang menyebabkan peradangan dan kerusakan pada organ-organ tubuh Anda. Radikal bebas mempercepat penuaan, menyebabkan penyakit kronis serta penyakit degeneratif. Ini juga bermanifestasi dalam penampilan fisik Anda, seperti keriput, garis-garis halus, dan bintik-bintik atau bentuk pigmentasi lainnya.

Vitamin akan menghambat penuaan pada tingkat sel. Akibatnya, Anda akan merasa dan terlihat lebih muda untuk waktu yang lebih lama. Antioksidan akan melindungi elastisitas kulit Anda, mempercepat peremajaan, dan melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet yang berbahaya yang dapat membuat Anda terlihat lebih tua sebelum usia Anda.

Daun pepaya juga mengandung sekitar 50 asam amino termasuk histidin, glisin, asam glutamat, valin, leusin, dan lain-lain. Asam amino ini umumnya ditemukan dalam produk komersial. Itu karena asam ini memiliki sifat anti-penuaan yang dapat membantu menyehatkan kulit. Menerapkan manfaat daun pepaya secara topikal pada kulit akan meningkatkan penampilan Anda secara keseluruhan dan minim risiko daripada formula yang diproduksi secara komersial.

9. Menyembuhkan Eksim

Manfaat daun pepaya untuk kesehatan kulit selanjutnya adalah dapat menyembuhkan eksim dan membuat kulit Anda lebih cerah. Eksim adalah jenis peradangan yang ditandai dengan bercak-bercak gatal pada kulit. Sifat anti-inflamasi daun pepaya akan membantu Anda meringankan masalah kulit ini. Selain itu, vitamin pada daun pepaya seperti vitamin E dan vitamin C dapat meningkatkan kehalusan kulit dan merangsang proses pemulihan lebih cepat.

10. Pertumbuhan rambut

Karena kelimpahan mineral, vitamin, dan enzim, daun pepaya sering digunakan untuk perawatan rambut. Secara tradisional, banyak orang akan merebus daun dan menggunakan air rebusan daun pepaya untuk mencuci rambut mereka untuk memecahkan sejumlah masalah rambut. Baru-baru ini, ada juga perusahaan dan salon rambut yang menggunakan ekstrak daun pepaya dalam produk mereka seperti kondisioner dan shampoo.

Daun pepaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut atau memanjangkan rambut dengan memperkuat batang rambut untuk mencegah kerontokan rambut dan dengan memberi nutrisi pada rambut. Ini mencegah banyak masalah rambut termasuk penipisan, kebotakan, rambut kusam, dan bercabang. Daun pepaya dapat dikombinasikan dengan bahan-bahan sehat lainnya seperti madu dan susu.

♠Baca juga: Ciri-Ciri Orang Hamil & Cara Memutihkan Wajah

11. Menghilangkan Ketombe

Sifat antijamur dan antimikroba daun pepaya juga membuatnya menjadi bahan yang efektif untuk menghilangkan ketombe. Itu membuat rambut bebas dari kotoran, minyak, penumpukan zat kimia dan debu yang dapat berkontribusi pada ketombe. Selain itu, juga memelihara dan melembabkan kulit kepala yang pada akhirnya kulit kepala Anda menjadi lebih sehat dan bersih. Kekeringan sering menjadi alasan mengapa ada serpihan di kulit kepala Anda. Daun pepaya sangat kaya akan nutrisi yang akan meningkatkan kesehatan kulit kepala Anda. Lebih penting lagi, memberikan perawatan anti-ketombe pada rambut Anda dengan memanfaatkan daun pepaya sebagai jus dan mengaplikasikannya pada kulit kepala serta rambut Anda. Jangan khawatir mengenai efek samping yang ditimbulkan dari daun pepaya karena daun pepaya tidak akan menimbulkan kerusakan ataupun memberikan efek berbahaya untuk kesehatan.

12. Mencegah penyakit Emfisema

Emfisema adalah penyakit mematikan yang dikategorikan sebagai salah satu Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau COPD. Penyakit ini sebagian besar ditandai dengan sesak napas. Emfisema pada dasarnya adalah hilangnya fungsi paru-paru secara bertahap, termasuk kerusakan alveoli. Ketika alveoli tidak berfungsi dengan baik lagi, Anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan pernapasan.

Emphysema adalah penyakit yang sangat berbahaya, oleh karena itu lebih baik untuk melindungi diri sendiri dengan mencegah penyakit ini menyerang Anda. Untuk mencegahnya, Anda perlu mengkonsumsi cukup banyak vitamin D. Untungnya, Anda dapat meningkatkan asupan vitamin D dengan mengkonsumsi daun pepaya sebagai sayuran, teh, ataupun jus.

13. Detoksifikasi Tubuh Anda

Setiap hari, bahan beracun dan mikroorganisme memasuki tubuh Anda, baik melalui konsumsi makanan atau paparan lingkungan. Bakteri dan parasit berbahaya, serta racun kimia berbahaya yang masuk ke sistem tubuh Anda dari asupan makanan dan polusi, dapat membawa efek merugikan bagi kesehatan Anda. Karena itu, Anda perlu membersihkan tubuh secara teratur dari racun-racun ini. Untungnya, mengkonsumsi daun pepaya dapat menjadi program detoksifikasi tubuh yang efektif. Anda akan dapat menyingkirkan racun dari sistem Anda. Akibatnya, Anda akan merasa lebih sehat dan terhindar dari masalah seperti jerawat dan kulit kusam.

♠Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Mulut & manfaat tomat

14. Menstabilkan Gula Darah

manfaat daun pepaya untuk mengontrol gula darah

Diabetes melitus adalah penyakit yang umum dan mengancam di mana orang tersebut memiliki tingkat gula darah yang luar biasa tinggi. Ini terjadi karena ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin atau merespons insulin dengan benar. Penderita diabetes akan sering mengalami rasa lapar, haus, dan frekuensi buang air kecil yang berlebihan. Ini adalah kondisi jangka panjang yang membutuhkan pergeseran gaya hidup permanen untuk meringankan gejala.

Mengkonsumsi daun pepaya dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk diabetes karena memiliki kemampuan untuk merangsang aktivitas insulin dalam tubuh Anda. Selain itu, antioksidan yang ada dalam daun pepaya juga dapat mengurangi stres oksidatif yang memicu diabetes. Akibatnya, kadar gula darah Anda akan lebih diatur. Daun pepaya juga dapat mengurangi kemungkinan komplikasi terkait diabetes, termasuk kerusakan ginjal.

15. Menghambat Aktivitas Bakteri Usus

Ada bakteri baik dan jahat di usus Anda yang menciptakan lingkungan yang seimbang dan sehat untuk tubuh Anda. Terkadang, keseimbangan ekosistem terganggu dan ini adalah ketika Anda mendapatkan penyakit terkait usus. Untungnya, Anda dapat mencegah pertumbuhan bakteri jahat di usus Anda dengan mengkonsumsi daun pepaya. Daun pepaya juga sering digunakan untuk mengobati berbagai gangguan gastrointestinal. Menurut penelitian, ada sekitar 50 bahan aktif di daun yang dapat melawan bakteri jahat. Karpain, misalnya, adalah senyawa yang sangat penting yang dapat menghambat pertumbuhan usus dan bakteri usus yang berbahaya. Makan daun pepaya atau minum teh daun pepaya pasti akan melakukan hal-hal yang baik untuk kesehatan usus Anda secara keseluruhan.